Knowledge Management Cycle

Secara umum siklus ini berisi tahapan-tahapan yang dilakukan dalam usaha organisasi untuk menciptakan, menyimpan, mendistribusikan, dan menggunakan pengetahuan-pengetahuan yang ada di dalam lingkup organisasinya tersebut
.
Beberapa di antara siklus knowledge management adalah yang dikembangkan oleh Zack (1996), Bukowitz dan Williams (2000), McElroy (2003), danWiig (1993). Siklus-siklus tersebut dikembangkan berdasarkan masing-masing pemikiran penciptanya, serta memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Misalnya Zack mengembangkan siklusnya dengan mengadopsi siklus perancangan produk fisik. Atau Bukowitz dan Williams yang menekankan pentingnya penciptaan value dari pengelolaan pengetahuan. Sementara McElroy dan Wiig lebih mengutamakan lingkungan bisnis sebagai latar belakang pengembangan siklusnya. Namun belakangan siklus-siklus tersebut disederhanakan menjadi siklus terintegrasi yang terdiri dari tiga tahapan utama:

1. Knowledge capture and/or creation
2. Knowledge sharing and dissemination
3. Knowledge acquisition and application

Knowledge capture and/or creation berbicara mengenai bagaimana sebuah pengetahuan (lama) “ditangkap” dan/atau diciptakannya pengetahuan (baru) dalam organisasi. Mengenai proses penangkapan/penciptaan pengetahuan ini akan dibahas pada pertemuan selanjutnya. Knowledge sharing and dissemination berbicara mengenai bagaimana pengetahuan yang telah ada tadi dibagikan dan disebarluaskan ke seluruh organisasi agar dapat digunakan oleh yang membutuhkannya. Dan knowledge acquisition and application berbicara mengenai kontekstualisasi pengetahuan oleh mereka yang KM Cyclemenggunakan pengetahuan tersebut.

Standard

Leave a comment